Cerita Petugas Damkar Berupaya Sekuat Tenaga Atasi Kebakaran di Kejaksaan Kejagung

Gerak cepat langsung diambil Subianto (43) saat mobil damkar regunya sampai di Jalan Hasanuddin, Jakarta Selatan, lokasi di mana kantor Kejaksaan Agung RI terbakar, Sabtu (22/8/2020) malam itu. Dia bersama empat petugas segera memutar pompa dari mobil unitnya, lalu selang menyala, lantas mengarahkan air ke sumber api. Iyan, sapaan akrab Subianto, merupakan Komandan Regu Group B Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Sektor V Cilandak, Jakarta Selatan.

Iyan berupaya memadamkan api tepat berada di depan gedung terbakar tersebut. Bahkan, lewat koordinasi melalui walkie talkie, Iyan bergerak ke arah belakang untuk memadamkan api dari sisi lainnya. "Cuma 6 menit ketika kita datang dan coba padamkan, air di mobil habis. Saat itu memang kami hampir putus asa. Tekanan pompa berbeda beda di setiap unit mobil, tapi kami tetap serang (padamkan) dengan air yang ada," lanjutnya.

Iyan tahu ini bukan pertanda baik, sementara api terus menjalar ke bagian belakang gedung. Dia dan tim terus menyiramkan air kebagian belakang gedung. Sementara, pemadam lain dari beberapa sektor pun mencari sumber air di sekitar. "Ada yang dari Bulungan, kolam di taman Blok M, Taman Gajah, Taman Ayodya, itu disedot air semua buat persediaan," katanya.

Selang selang mengular di sekitar taman. Air yang diambil memenuhi selang dan kemudian siap dibawa, lalu diarahkan ke sumber api. "Saya dan anggota menerima air tambahan itu. Kami tetap nyerang, tetapi air cepat habis. Formasi dari pimpinan pun dibentuk statis dan dinamis," katanya. Statis dan dinamis itulah yang kemudian dimanfaatkan agar para petugas yang kelelahan bisa beristirahat.

Sementara proses pemadaman tetap dilakukan, dengan bantuan Bronto Skylift untuk memancurkan air dari atas. Bersyukur, saat proses pemadaman sampai selesai, Iyan dan semua petugas yang dibawanya tak mengalami cedera berarti. "Alhamdulillah tim kita kuat kuat, karena ini sudah latihan kita bagaimana fisik dan persiapan saat di lapangan. Keluarga juga sempat kami beri kabar, karena kan kita setiap waktu update dari video," katanya.

Seperti diketahui, kebakaran hebat melanda Gedung Utama Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (22/8/2020), sekira pukul 19.10 WIB. Api baru bisa dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran berjuang selama hampir 12 jam. Hingga saat ini, belum diketahui penyebab pasti kebakaran hebat di Gedung Kejagung. Polri juga telah menerjunkan tim laboratorium forensik (labfor) untuk menyelidiki penyebab kebakaran di Gedung Utama Kejagung tersebut. Berdasarkan hasil laporan sementara, kebakaran tersebut telah menghanguskan seluruh Gedung Utama Kejagung. Ruang kerja Jaksa Agung hingga para pejabat Kejagung habis dilahap di jago merah.

Jaksa Agung ST Burhanuddin beserta wakilnya, Setia Untung Arimuladi bakal berkantor di Badan Diklat Kejaksaan RI, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan mulai Senin (24/8/2020). Sedangkan Jaksa Agung Muda Pembinaan juga bakal ikut dipindah sementara kantornya ke Badiklat Kejaksaan RI. Sebaliknya, Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) akan berkantor di Badan Diklat Kejaksaan Ceger, Cipayung, Jakarta Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *